4.52 dini hari, terpejam dan tenggelam dalam lelap adalah sebuah keinginan mulia dari lelahnya mata menatap dunia. Adalah sebuah harapan sederhana, riuh dunia tentu terlalu memekakkan telinga. Banyaknya cahaya hari ini tentu saja menyilaukan dan lambat laun menghasilkan pendar, melelahkan dan menjadi nanar. Rasa lelah tentu bukanlah sesuatu yang harus selalu dipikul terus menerus.
Kali ini sebuah keluhan harus tertuang dalam tulisan tanpa pembaca. Kali ini, untai demi untai kalimat tentang kerinduan harus diluruhkan ke dalam barisan aksara. Maka aku katakan berlatarkan panggilan doa yang lantang tersiar. Rindu itu berbahaya, wahai kekasih.
Rindu itu bisa saja berarti bencana.
Ketika rindu tidak lagi terdengar dan tersampaikan hingga tujuan.
Rindu itu bencana ketika rinai hujan tak lagi dapat menenangkan.
Dan rindu itu bencana jika tak lagi tertahan dan menimbulkan kecamuk kemarahan dan pertempuran hati dan pikiran.
Aku tidak hanya rindu untuk diperhatikan, terkadang aku hanya rindu untuk memandang dan menatap. Sehingga ada keinginan hati untuk menetap. Terkadang aku hanya rindu tertawa dan didengarkan, ketika penat dunia dapat terlontar dan dapat ditertawakan bersama. Terkadang aku rindu untuk menatap hujan dan berdoa, semoga sejuknya terus ada. Dan terkadang, aku rindu untuk sekedar tertawa.
Hidup memang tidak mudah, kekasih. Terkadang kita tetap harus bisa tertawa, menertawakan kebodohan dan kesalahan diri sendiri hanya untuk dapat terlihat bahagia. Terkadang kita tetap harus bisa tertawa, agar sedih tetap samar dan bahagia tidak terlihat pura-pura. Tentunya itu semua akan menjadi lebih mudah, kekasih. Jika tangan kita dapat terpaut, mata kita saling berpandang, dan tubuh kita saling merengkuh.
Aku tidak terbiasa menuliskan hal seperti ini, kekasih. Namun kerinduan memaksa mataku untuk tetap terbuka, ketika rongga mulutku tak dapat bersuara. Namun percaya dengan harap dan rinduku tak ubah membaca gejala dari jelaga.
Sudahlah, ketika barisan aksara ini menemukan pembacanya. Mungkin kesepian sudah redam. Mungkin saja harapan sudah padam.
Blog Archive
Followers
About Me
Label
- Apa yaaa.. (1)


Terdapat 0 comments:
Posting Komentar
Jangan lupa komennya gan..